Komplotan Penipu Modus Korban Penganiayaan Diringkus di Alun-alun Malang!

Polisi menangkap sekelompok scammer dengan jenis dugaan penyalahgunaan yang umum terjadi di Kota Malang. Para pelaku ini kerap mengincar korban di berbagai tempat keramaian seperti Alun-Alun Malang dan Kayutangan Heritage.

Band ini beranggotakan tiga orang, yaitu SD (20), MLS (20) dan MASP (17). Para pelaku kerap mengincar pelajar dan wisatawan untuk berkunjung ke Malang Square dan Kayutangan Heritage Area serta bermain handphone sebagai korban.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Polsek Klojen Kompol Domingos Ximenes mengatakan ketiga tersangka memiliki peran yang berbeda. Ada kewajiban untuk mengintimidasi korban, tersangka terlihat seperti joki motor yang membawa korban ke lokasi tertentu. Dan seseorang adalah pemungut hasil kejahatan.

Hasil penyelidikan menunjukkan tersangka beraksi 11 kali di berbagai tempat seperti alun-alun, kawasan cagar budaya Kayutangan, Ijen Boulevard dan tempat-tempat lainnya,” kata Domingos.

Sebelum melakukan aksi, komplotan tersebut terlebih dahulu membidik calon mangsanya, dengan target korban pelajar dan turis. Salah satu aksinya adalah saat komplotan tersebut menipu EFH dan BM, dua mahasiswa asal Pasuruan yang sedang berkunjung ke Malang.

Kejadian bermula saat kedua korban sedang bersantai di Alun-Alun Malang sambil bermain ponsel. Salah satu anggota geng, SD, kemudian mendekati korban EFH dan menuduhnya memukul adik salah satu tersangka.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Pelaku kemudian memaksa korban untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut. Ia diminta menitipkan ponselnya kepada rekannya yang menjadi Kacasen seorang diri di Alun-alun Malang. Begitu korban dijemput pelaku lain dengan sepeda motor, pelaku kembali dan meminta ponsel.

Korban dinaiki sepeda motor, lalu kacasen sendirian. Sejak saat itu, mereka menyadari bahwa mereka adalah korban penipuan, ‚ÄĚkata Domingos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *