Masinton PDIP Yakin Wacana Tambah Masa Jabatan Presiden Masih Bergulir

Wacana penambahan tiga tahun masa jabatan presiden ditengarai oleh politisi PDIP, Masinton Pasaribu, sedang berlangsung saat ini. Masinton mengatakan hal ini ditandai dengan beberapa kejadian baru-baru ini.

Dia menilai wacana penambahan masa jabatan presiden belum usai. Menurut Masinton, beberapa menteri di kabinet masih menyuarakan wacana tersebut.

Siapa bilang ditutup (isu masa jabatan presiden)? Kalau menteri-menteri masih teriak-teriak berarti masih koma,” kata Masinton Pasaribu dalam diskusi bertajuk Jangan kaku, tunggu reshuffle. online, Sabtu (6.11.2022) .

Ia mencontohkan, peristiwa yang mengindikasikan wacana perpanjangan masa jabatan presiden masih berlangsung, yakni saat perayaan HUT ke-50 pada 20-22 HIP.

Masih berjalan, lihat saja rangkaian di Magelang, rangkaian peringatan Pancasila 1 Juni, jemaah yang melakukannya dari Jakarta membawa 3 kaos kekinian,” kata Masinton.

Kemudian ada teriakan selama tiga periode. Apa itu, Anda tahu, dan ingat ada suatu peristiwa. Saya minta maaf, presiden juga terlibat dalam agenda presiden,” katanya.

Masinton mengatakan, penilaian perjalanan bangsa itu seiring dengan amandemen UUD 1945, termasuk pembatasan masa jabatan presiden menjadi dua periode. Kalau ada yang menganggap tiga periode itu adalah politik kekuasaan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.